Daftar Makanan yang Baik untuk Penderita Hepatitis B dan yang Wajib Dihindari

Makanan yang Baik untuk Penderita Hepatitis
source: freepik

Table of Content:

Baru-baru ini, Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Mohammad Syahrial mengungkapkan bahwa kasus hepatitis B di Indonesia mengalami peningkatan. Sebelumnya, tercatat 18 juta orang di Indonesia menderita penyakit tersebut dan meningkat menjadi 24 juta orang. Yang lebih mengkhawatirkan lagi, penularan hepatitis B di Indonesia ini didominasi oleh penularan secara vertikal dari ibu ke anak.

Apa Itu Penyakit Hepatitis?

Hepatitis adalah kondisi medis yang mengacu pada peradangan di hati yang biasanya disebabkan oleh infeksi virus. Namun, kondisi lain seperti konsumsi alkohol berlebih, konsumsi obat-obatan tertentu, dan penyakit autoimun juga bisa memicu peradangan hati ini. Hepatitis bisa berlangsung akut (kurang dari enam bulan) atau kronis (lebih dari enam bulan), serta dapat menyebabkan kerusakan hati yang parah jika tidak diobati.

Berikut adalah jenis-jenis virus hepatitis yang paling umum ditemukan.

  • Hepatitis A

Hepatitis ini biasanya menular melalui kontak langsung dengan orang yang terinfeksi atau lewat konsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi. Hepatitis A biasanya tidak berbahaya dan penderitanya akan pulih sepenuhnya tanpa kerusakan permanen pada hati.

  • Hepatitis B

Virus ini ditularkan melalui darah, semen, atau cairan tubuh lainnya dari orang yang terinfeksi. Hepatitis B bisa menjadi kondisi kronis yang berpotensi menyebabkan komplikasi serius, seperti sirosis atau kanker hati. 

  • Hepatitis C

Sama seperti Hepatitis B, virus ini juga ditularkan melalui darah dan cairan tubuh. Banyak orang yang terinfeksi hepatitis C tidak menyadari mereka mengidap penyakit ini hingga akhirnya kerusakan pada hati menjadi parah.

  • Hepatitis D

Hanya terjadi pada orang yang terinfeksi hepatitis B karena virus hepatitis D membutuhkan virus hepatitis B untuk bereplikasi. 

  • Hepatitis E

Mirip dengan hepatitis A, virus ini biasanya ditularkan melalui makanan atau air yang terkontaminasi. Hepatitis E biasanya tidak berbahaya dan tidak menjadi kronis, namun bisa sangat serius pada wanita hamil.

Ciri-ciri Penyakit Hepatitis

Penyakit hepatitis bisa bermanifestasi dalam berbagai cara, gejala yang ditunjukkan pun bisa sangat berbeda dari satu individu ke individu lainnya. Beberapa orang mungkin tidak menunjukkan gejala sama sekali, terutama pada tahap awal penyakit, sementara yang lain mungkin langsung menunjukkan berbagai gejala yang menandakan adanya peradangan hati. Berikut adalah beberapa ciri atau gejala umum yang mungkin dialami oleh orang yang terinfeksi virus hepatitis.

  • Kelelahan: Rasa lelah yang muncul terus-menerus menjadi gejala awal dari hepatitis. Hal ini disebabkan oleh respons sistem imun terhadap peradangan hati.
  • Demam Ringan: Demam bisa terjadi pada beberapa kasus hepatitis, terutama jika ada infeksi akut.
  • Perut Terasa Nyeri atau Kembung: Hepatitis bisa menyebabkan peradangan dan pembengkakan hati yang bisa menimbulkan rasa nyeri atau kembung di perut.
  • Mual dan Muntah: Gangguan fungsi hati akibat hepatitis bisa mengganggu pencernaan sehingga menyebabkan mual dan muntah.
  • Kehilangan Nafsu Makan: Orang dengan hepatitis sering kali merasa kurang atau tidak memiliki nafsu makan.
  • Urin Gelap dan Feses Pucat: Ketika hati tidak berfungsi dengan baik, warna urin dan feses akan mengalami perubahan. Urin mungkin menjadi gelap, sedangkan feses bisa berwarna pucat atau putih.
  • Mata dan Kulit Menjadi Kuning: Salah satu fungsi hati adalah memproses bilirubin, suatu zat yang dihasilkan saat sel darah merah tua dipecah. Jika hati tidak bisa memproses bilirubin dengan baik, kadar bilirubin dalam darah bisa meningkat dan menyebabkan kulit dan mata menjadi kuning.

Makanan Sehat yang Baik Dikonsumsi Penderita Hepatitis B

Lonjakan kasus hepatitis B di Indonesia tentu tidak boleh disepelekan. Selain perawatan medis, mengonsumsi makanan dan minuman sehat memiliki peran penting dalam mendukung fungsi hati dan proses pemulihan. Nah, berikut adalah beberapa makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita hepatitis B.

  • Makanan Kaya Protein

Protein sangat penting untuk mendukung proses perbaikan dan regenerasi sel hati. Sumber protein yang baik antara lain ayam tanpa kulit, putih telur, ikan, dan kacang-kacangan. Meski demikian, konsumsi protein harus dalam jumlah yang tepat karena protein yang berlebihan bisa membebani kerja hati.

  • Karbohidrat Kompleks

Karbohidrat kompleks seperti oatmeal, beras merah, dan ubi jalar dapat memberikan energi yang dibutuhkan tubuh tanpa membuat hati bekerja ekstra.

  • Sayuran dan Buah-buahan

Konsumsi sayuran dan buah-buahan kaya serat dapat membantu melancarkan pencernaan dan membantu membersihkan racun dari tubuh. Sayuran untuk penderita hepatitis B yang baik dikonsumsi antara lain brokoli dan kubis Brussel. Kedua jenis sayuran tersebut memiliki sifat antiinflamasi dan dapat mendukung fungsi hati. Di sisi lain, buah-buahan seperti jeruk, pisang, pepaya, dan alpukat sangat dianjurkan untuk dikonsumsi secara rutin oleh penderita hepatitis B.

  • Makanan Kaya Antioksidan

Makanan tinggi antioksidan seperti bayam, alpukat, bit, dan berbagai jenis beri bisa membantu melindungi hati dari kerusakan akibat radikal bebas.

Jangan lupa untuk perbanyak minum air mineral. Air membantu tubuh dalam proses detoksifikasi dan membantu menjaga fungsi organ yang optimal, termasuk hati.

Makanan Pantangan Hepatitis B

Makanan dan minuman tertentu dapat memperburuk kondisi penderita hepatitis B sehingga harus dihindari.

  • Alkohol

Alkohol adalah toksin yang harus diproses dan disaring oleh hati. Untuk penderita hepatitis B, konsumsi alkohol bisa memperparah kerusakan hati dan menghambat proses pemulihan.

  • Makanan Tinggi Lemak dan Kolesterol

Makanan yang tinggi lemak jenuh dan trans, seperti makanan cepat saji, daging merah, dan makanan olahan bisa dapat membuat hati bekerja ekstra dan menyebabkan penumpukan lemak di hati sehingga harus dihindari.

  • Makanan Tinggi Gula

Gula yang berlebihan bisa menyebabkan penumpukan lemak di hati dan memicu masalah kesehatan seperti steatosis hepatis (penyakit hati berlemak).

  • Makanan dengan Garam Berlebih

Konsumsi garam yang berlebihan bisa menyebabkan retensi cairan dan pembengkakan di hati. Usahakan untuk mengurangi asupan garam, terutama dari makanan olahan dan makanan cepat saji.

  • Kopi yang Berlebih

Meski penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi bisa melindungi hati, namun konsumsi yang berlebihan, terutama kopi dengan tambahan krim dan gula bisa berdampak negatif pada kondisi hati.

Segera konsultasikan ke dokter jika Anda merasa telah terpapar virus hepatitis atau menunjukkan gejala hepatitis. Jangan lupa untuk memastikan bahwa si kecil menerima dosis imunisasi dasar yang lengkap sesuai jadwal untuk mencegah penularan virus ini.

Mulailah gaya hidup sehat dan perbaiki asupan nutrisi harian yang Anda terima untuk mencegah timbulnya kondisi kesehatan yang tidak diinginkan. Untuk memudahkan Anda dan keluarga dalam memperoleh asupan nutrisi lengkap yang dibutuhkan tubuh, Anda bisa mengandalkan Primaro. Primaro adalah pilihan yang tepat untuk belanja kebutuhan sehari-hari, seperti belanja bahan pokok, bumbu dapur, aneka sayur, buah-buahan, dan kebutuhan rumah tangga lainnya dengan kualitas premium.

Download aplikasi Primaro di App Store dan Play Store, serta kunjungi Primaro Fresh Market di Green Lake City untuk mulai berbelanja. Imbangi konsumsi makanan sehat dengan olahraga rutin untuk memaksimalkan manfaat kesehatannya. Salam sehat dan selamat berbelanja!

Catat, Ini Daftar Buah Penurun Kolesterol dan Darah Tinggi

Berikut ini rangkuman beberapa jenis buah penurun kolesterol dan darah tinggi yang bisa Anda konsumsi sehari-hari mulai dari belimbing wuluh hingga beri.

Mengupas Alasan di Balik Manfaat Buah Naga untuk Menurunkan Kolesterol

Manfaat buah naga untuk menurunkan kolesterol sudah terbukti dalam penelitian, dengan dosis yang pas dan aturan konsumsi yang sesuai buah naga bisa bermanfaat.

Sederet Fakta tentang Manfaat Buah Bit untuk Kesehatan dan Cara Mengonsumsinya

Manfaat buah bit yang begitu banyak membuatnya menjadi konsumsi orang-orang yang sedang menjalani pola hidup sehat. Simak info manfaat buah bit untuk kesehatan!

Sederet Manfaat Jambu Kristal untuk Ibu Hamil Ini Tak Boleh Dipandang Sebelah Mata

Manfaat jambu kristal untuk ibu hamil sangatlah beragam karena buah ini memiliki kandungan vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan ibu maupun janin.